Penulis: Abu Yusuf Al-Atsary Penerbit: Darul Muslim Edisi/jilid: 148 hal Cetakan ke: Tidak ada informasi Tebal: 148 hal Ukuran sampul: 15.2 x 24 cm
Deskripsi
Bulan
puasa dan hari raya adalah dua peristiwa yang penuh makna bagi umat
islam. Sudah pasti semua kaum muslimin akan diselimuti perasaan senang
dan bahagia saat hari raya tiba. Namun makna bulan puasa sering kali
terusik dengan adanya perbedaan awal penentuan puasa. Hari rayapun
terasa kurang bahagia, jika kita harus berbeda-beda saat merayakannya.
Sungguh benar ungkapan yang mengatakan, "Bersatu itu indah, berbeda itu
susah." Kaum muslimin! Islam ini telah sempurna. Tidaklah Allah SWt, mewafatkan
Rasul-Nya kecuali ajaran agama ini memang telah sempurna. Islam tidak
perlu ditambah-tambah atau dikurang-kurangi dalam pelaksanaan hukumnya.
Karena kalau ada tambahan dan pengurangan itu berarti agama ini belum
sempurna. Barang siapa yang suka menambah atau mengurangi ajaran agama
ini sama halnya ia menganggap islam tidak sempurna. Termasuk yang sudah
sempurna dalam hal ini adalah penentuan awal puasa dan hari raya. Kalau kaum muslimin mau bersama-sama menyimak buku-buku para ulama
serta perkataan para ahli ilmu dan para imam kaum muslimin dalam
masalah ini. niscaya kekhusukan puasa dan keindahan berhari raya kita
akan tetap terjaga. Bagaiman agar kita bisa memulai berpuasa dan
berhari raya secara bersama-sama ? manakah yang lebih shahih dalam
penentuan awal puasa dan hari raya, memakai Ru'yah atau hisab ?
Bagaimana agar kita tidak ragu-ragu dalam memulai puasa ? Kiranya, buku
ini layak anda baca.