Penulis: Abu Ihsan Al-Atsari Penerbit: Daar An-Naba' Edisi/jilid: 176 hal Cetakan ke: Tidak ada informasi Tebal: 176 hal Ukuran sampul: 10.1 x 17.5 cm
Deskripsi
Risalah lengkap tentang cara I'tikaf sesuai sunnah Sesungguhnya hati juga bisa kusut seperti benang, khususnya dalam
perjalanan menuju Allah. Terlalu banyak bergaul dengan manusia,
berbicara dan tidur akan menambah kekusutan hati, bahkan dapat
mematikannya. Oleh karena itulah Allah mensyari'atkan i'tikaf. Melalui
ibadah ini kita kembali merapikan kekusutan hati serta menghadapkannya
semata kepada Allah. Ibnu Rusydi berkata : "Tidak ada amal ketaatan yang paling sedikit
dikerjakan oleh para salafus sholih terdahulu selain i'tikaf. Karena
amalan i'tikaf ini sangat berat. Tidak ada perbedaan antara siang dan
malamnya. Dan barang siapa masuk dalam amalan i'tikaf maka ia harus
melaksanakannya sesuai dengan ketentuan syaratnya dan terkadang
sebagian orang ada yang tidak sanggup memenuhisyarat tersebut. Dan
dalam buku ini kami berusaha menuangkan beberapa aspek hukum dan
perkara-perkara yang mesti diketahui bagi siapa saja yang ingin
mengerjakan i'tikaf. Sebab merupakan kaidah ahlus sunnah adalah berilmu
sebelum beramal dan berbuat. Semoga buku ini bisa memperkenalkan lebih
dekat ibadah yang agung ini kepada kaum muslimin dan memotivasi anda
untuk mengerjakannya.
DAFTAR ISI Muqpddimah Penulis..............15 Definisi I'tikaf...........................21 I'tikaf Dalam Al-Qur'an.........23 I'tikaf Dalam As-Sunnah........27 Hukum I'tikaf.............................31 Jenis-jenis I'tikaf Ditinjau dari Hukumnya..................37 Keutamaan I'tikaf.....................39 Hikmah I'tikaf............................45 Syarat-syarat I'tikaf..................51 1.Beragama Islam...................51 2.Berakal...................................52 3.Mumayyiz.............................52 4.Niat.........................................53 5.Suci.........................................53 6.Hanya disyariatkan di dalam masjid......................54 7.Hendaklah dilakukan di masjid Jami'........................56 8.Shiyam.....................................57 Kriteria Masjid yang Boleh Dijadikan Tempat I'tikaf.. 65 Ketentuan Waktu I'tikaf.........73 Pembatal I'tikaf.........................79 1. Keluar dari masjid dengan sengaja tanpa keperluan, walaupun hanya sesekali ..79 2. Bersetubuh............................79 3. Gila dan mabuk...................80 4. Murtad..................................80 5. Haidh dan nifas bagi kaum wanita, disebabkan hilang-nya syarat bersuci..............81 6. Bercumbu dengan istri.......81 Hukum Keluar Dari Tempat I'tikaf......................................83 Hukum Keluar Masjid yang Masih Diperselisihkan.....89 Hukum Membuat Syarat Dalam I'tikaf........................97 Hal-hal Yang Boleh Dilakukan Ketika I'tikaf.......................99 Perkara-perkara yang Dimakruhkan Ketika I'tikaf ....105 1. Berjual-beli..........................105 2. Berbicara yang mendatangkan dosa......................................106 3. Diam dan tidak berbicara sama sekali.........................107 Amalan-amalan di Tempat I'tikaf.....................................Ill 1. Membaca Al-Qur'anul Karim...................................114 2. Banyak berdzikir................124 3- Memperbanyak doa..........128 4- Memperbanyak istighfar ..131 5. Tadabbur dan tafakkur.....133 6. Memperbanyak mengerja-kan shalat-shalat sunnat .135 7. Muhaasabah.......................147 I'tikaf Bagi Kaum Wanita.....149 Peringatan Kepada Wanita Muslimah............................161 Bilakah ia Masuk ke Tempat I'tikaf dan Bilakah Keluar Darinya?..............................169 Penutup......................................173